Perkenalkan: ADHD (keping 1)
.bismillah.
“Bunda sayang, sungguh kesabaranmu merupakan penyembuh terampuh bagiku…”
Ehm. Wah, besok UTS psikopatologi anak (uhuiy uhuiy yeiy!!) dan sayang sekali kalau ilmu yg saya dapat di kelas cuma ngendon di otak saya saja. Jadi saya bagibagi saja di web ini. Semoga bermanfaat, semoga ada yang mau memanfaatkan utk kemanfaatan lebih lanjut..
.
ADHD yg merupakan kependekan dari Attention Deficit Hiperactivity Disorder (kalau dibahasakan Indonesia jdnya bgmn teman2? Yak anda benaaarr,,
gangguan hiperaktivitas sekaligus kesulitan pemusatan perhatian) ini bukan hal yang baru loh di dunia medis maupun psi klinis. Ternyata eyang buyut>100 Hipocrates pun dulu pernah mengenalkan simtom2 ADHD semasanya. Pada perkembangannya, George Hill (1902) mengemukakan bahwa ADHD tidak sepenuhnya disebabkan faktor nurture atau lingkungan akan tetapi faktor nature atau bawaan terutama terkait ihwal genetika dan kerusakan otak juga mempunyai andil besar. Oleh karena itu treatment yang disarankan cenderung ke arah medis, misalnya pemberian obat mentylphenidate. Di sisi lain, Stella Chess berpendapat ttg psikopatologi semacam ADHD yg ia sebut sebagai Hyperactivity Child Syndrome (HCS). Berbeda dengan Hill, Chess mengkategorisasikan HCS sebagai bentuk psikopatologi anak yg bukan disebabkan oleh kerusakan otak melainkan hanya sebatas disfungsi otak saja.
Treatment yg disarankan berupa multimodal treatment study.
.
Prevalensi anak-anak ADHD di dunia ini antara perempuan dan laki-laki adalah 2:1 (panic). Onset atau penampakan simtom ADHD adalah sebelum anak berusia 7 tahun (simtom bisa jadi mulai terlihat sejak usia 2 tahunan). Jika anak berusia > 7 tahun dan didapati onset tsb, maka si anak kemungkinan besar mengalami conduct disorder (bukan ADHD). Yg lebih membuat
lagi, prevalensi anak-anak conduct disorder perempuan dibandingkan dgn laki-laki adalah 4:1
.
.
Gimana sih cirinya ADHD?
>> Inattention
Kurang teliti, tidak fokus dlm mengerjakan tugas tertentu, tidak mendengarkan org yang berbicara padanya (ternyata ada yg menyebalkan juga, ya..
), gagal mengikuti instruksi yg diberikan, menolak tugas yg memerlukan kemampuan mental yg baik/banyak, sering kehilangan peralatan sekolah (hyoh we, sopo sik senengane ngene kii..??)
, mudah terganggu sekaligus mudah lupa.
>> Hiperaktif & Impulsive Behavior (dlm bahasa jawa, impulsif=sak dek sak nyet)
Duduk tdk tenang, sering meninggalkan tempat duduk, berlarian dan suka memanjat, sulit bermain permainan yg tenang, resah & gelisah, sangat cerewet!
, mood swings, menjawab pertanyaan sblm penanya selesai bertanya, sulit menunggu, suka mengganggu aktivitas orang lain, distruktif, tidak pernah puas, kurang ulet, kegagalan sosial, superfisialitas atau tidak totalitas, inkoordinasi, gangguang belajar.
.
Ada Apa di balik ADHD?
>> Faktor Lingkungan (ini nih, faktor yg bikin geram. Rrrawrrghhh..!!)
Misalnya, ibu mengkonsumsi tembakau maupun alkohol semasa hamil.
atau bisa jd juga dikarenakan tingginya tingkat pencemaran dlm tubuh anak prasekolah (bisa krn kakean pemanis atau pengawet bahan makanan, asap rokok, dsb)
>> Perlukaan Otak
Bisa jd karena kecelakaan. Atau, gangguan saat perinatal (kelahiran). Misalnya dgn menggunakan vakum yg terlalu lama selama proses kelahiran bayi, ketuban pecah terlalu dini, maupun proses melahirkan yg terlalu lama dgn metode waterbirth.
>> Pengawet makanan & gula
>> Genetik
>> Psikososial
Misalnya minimnya lingkungan anak dgn struktur pembelajaran yg baik. Means, tidak kondusif. Misalnya orangtua yang sangat sangat sangat otoriter, keluarga tidak harmonis, anak menerima reward di saat yg tidak tepat. *lak an kii wong tuwane pas wis dhuwe anak hurung lulus le maca ttg parenting*
>> Malfungsi Otak
Otak bagian tertentu mengalami disfungsi, biasanya c pada lobus frontalis atau otak bagian depan terdapat hambatan shg anak mengalami gangguan perilaku.
>> Ada juga makanan yg bisa mjd sebab ADHD:
Strawberry, coklat, anggur, gandum (yampyun, makanan kesukaan anak-anak smw ini!
) bahkan air susu ibu!
Ada anak-anak yg alergi thd makanan2 tsb. Dan jika dipaksakan memberikan makanan2 tsb kpd mereka, maka ADHD dpt mjd salah 1 akibatnya. Krn apa? Logically, dampak alergi kan mulai dari timbulnya bintik2 merah ataupun flek hitam di tubuh ya, dan yg terparah adalah rusaknya transmitter otak (nah ini nih yg mengarahkan ke ADHD).
.to be continued.
Akhirnya nulis lagi dek

Izin nyimak dulu…
Btw nek insert gambar ki pakai yang diatas tempat nulis kae, “Upload/Insert > Add an Image”
hu um mas, emaneman web apikapik ngene ne kur ta’jarke..
btw sik ngomong “apik” akeh loh mas yogz, bahkan dl ada mas2 s2 yg tidak kukenal lgsg nyamperin aku dan tny2 ttg disain web ini begitu beliau melihatku sedang buka web. as u know, my answer was “Maaf mas, saya tidak dong disain2an. ini dibuatkan teman…. ”
oh, gitu to. saya gak tw jhe. mesthi ne arep attach gambar kii dari link web gitu e..
okeoke, nuwun infonya..
numpang tanya,,, memberi reward di saat yang tidak tepat itu misalnya apa?? lha nek ngasih hadiah orang kan yang penting surprise kan??>??
wah kok to be continued ki… apik e… http://uzzy.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/like_food.gif
si `dia` kudu moco iki sek iki…he he he.. http://uzzy.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/ninja.gif
@mas_fajar :

tur dirimu ra sah sembrono!
misalnya adalah, memuji anak saat berbuat salah. ambil contoh, membalas pukulan temannya. baisanya bunyinya adalah “Bagus. gitu dong anak Papa. jgn mau kalah sama temanmu. tunjukkan padanya bahwa kamu punya pukulan yg lebih kuat.”
semacam itu, mas fa. reward diberikan saat anak berperilaku negativistik. spt yg saya tuliskan di postingan ini, bahwa biasanya org tua semacam ini tdk paham ttg konsep pembelajaran kepribadian sehat bagi anaknya..
.
@dek_re : wis ono kelanjutane loh dek..