uzzy.web.id

Menembus Batas Semesta Kata

LUCU yang jadi UCUL

March9

(bismillah)

Siapa sih yang gak suka lelucon (jokes)? Hampir setiap orang menyukai lelucon, bahkan Rasulullah Muhammad SAW pun pernah bergurau. Tentu saja dengan khas Rasulullah yang tak pernah terbahak, cukup tersenyum saja. Dan ternyata oh ternyata,, ada lab online khusus yang digunakan untuk kepentingan penelitian yang berhubungan dengan lelucon…esp untuk mengetahui lelucon terlucu di dunia. Adalah Dr. Richard Wiseman, seorang psikolog dari University of Hertfordshire yang bekerjasama dengan British Association for the Advancement of Science, yang mendirikan lab online tsb. Dalam kurun waktu satu tahun, website tersebut menerima masukan dari 2 juta lebih pengunjungnya mengenai lelucon favorit mereka dengan jumlah entry hingga 40.000.

.

Pada Desember 2001, Laugh Lab mengumumkan hasil utamanya, yaitu lelucon terlucu di dunia:

A couple of New Jersey hunters are out in the woods when one of them falls to the ground. He doesn’t seem to be breathing, his eyes are rolled back in his head. The other guy whips out his cell phone and calls the emergency services. He gasps to the operator: “My friend is dead! What can I do?” The operator, in a calm soothing voice says: “Just take it easy. I can help. First, let’s make sure he’s dead.” There is a silence, then a shot is heard. The guy’s voice comes back on the line. He says: “OK, now what?”

Terjamahannya:

Sepasang pemburu New Jersey sedang berada di tengah hutan ketika salah satu di antara mereka jatuh ke tanah. Dia (pria yang jatuh–red) tampak tidak bernafas, matanya terbelalak ke atas. Pria lainnya segera menghubungi panggilan darurat. Dengan terengah-engah, ia berkata pada operator:”Temanku meninggal! Apa yang dapat kulakukan?” Sang operator dengan tenang menjawab,”Santai. Aku dapat membantu. Pertama, mari kita cari tahu dulu apakah dia benar-benar telah meninggal.” Beberapa saat suasana hening, lalu terdengar suara tembakan. Pria tadi kemudian berkata,”Oke, lalu apa lagi?”

.

Lelucon ini dikirimkan oleh Gurpal Gosall (31) seorang psikiater dari Manchester, UK. Menurut Dr. Wiseman, lelucon ini lebih mempunyai daya tarik universal dibandingkan yang lain karena memenuhi 3 alasan:

(1) membuat kita merasa lebih superior dari si subyek lelucon (si pemburu)

(2) mengurangi dampak emosional dari kejadian yang seharusnya menimbulkan kecemasan (matinya si pemburu)

(3) mengejutkan karena adanya semacam ketidaksesuaian (kesalahpahaman teman si pemburu dengan operator)

.

Intinyaa,,, nuansa kelucuan yang muncul dalam lelucon tersebut adalah akibat adanya kesan “missing communication” atau kedudulan salah satu pihak, dalam hal ini adalah si teman pemburu. Sehingga dapat dikerucutkan satu konklusi sederhana:  LUCU=DUDUL . Nhaaaa,,, seiring berputarnya roda sejarah peradaban manusia,,, ternyata oh ternyata, tak kuduga tak kusangka… terjadi pergeseran nilai/makna lucu itu sendiri. Mari kita perhatikan secara lebih, tayangan2 “pembodohan massal” di TV misalnya SPO**tuuuutt**, JA**tuuuutt**, US**tuuuutt**, sll, dsb, dst (gag apal bgd).

.

Jika kita telisik lebih jauh, ternyata kelucuan yang disajikan sang sutradara acara tsb adalah momen2 penderitaan si korban dalam acara itu. Lah,kok bisa?? Coba kita perhatikan lebih seksama. Adegan-adegan yang disuguhkan dalam acara-acara itu tak lebih dari sekedar mengejutkan orang, menakut2i korban, atau mempermalukan sasaran. Dengan backsound orang terbahak, mau tak mau, sedikit-banyak, penonton TV-pun terpersuasi untuk turut tertawa. Jadinya,,, penonton mentertawakan orang yang sedang kesusahan (siapa sih, yang senang dikagetin-ditakut2in,dipermaluin??).  Maka tak heran jika sekarang ini apatisme merajalela,,menjamur di seluruh alam semesta (memang sengaja dilebaykan):

>> Apa yang terjadi ketika ada orang terpeleset??  –> tertawa dulu sebelum menolong

>> Apa yang terjadi ketika ada orang panas di atas pentas (bc:demam panggung)?? –> ditertawain duluuuuu

>> Apa yang terjadi ketika mendapati seseorang terkejut setengah mati?? –> dingakakin dulu sebelum menenangkannya

>> Apa yang terjadi ketika ada orang berlari ngiwut melarikan diri dari kejaran gukguk galak?? –> di-wkwkwk-in dulu sebelum bilang “Kasihan…”

>> Apa yang terjadi ketika …. (yah,silakan cari contoh sendiri,,, saya yakin saudara2 kaya akan pengalaman spt itu…^^v) –> di-ahahahaaa-in duluuuuu, kan?

.

Tak ada yang salah jika kita melakukannya. Secara,,di-modeling setiap minggunya di tipi. Siapa juga yg gag terpengaruh?? Dasar tipi!! Eits,,tapi kita pun sebenarnya turut andil dalam pengadaan acara tsb. Jika rating acara tsb tinggi,, yaaa siapa juga yang mau meng-expired-kan acara2 macam itu?? Adanya malah perpanjangan masa penayangan. Dan siapakah yang mempengaruhi tinggi-rendahnya rating suatu acara?? Ya benaaaarrr,,, para penontooonn,, bapak2, ibu2, semua yg ada di siniiiiii…..

.

Adanya fenomena pergeseran nilai lucu yang direspon positif oleh khalayak…maka tak mengherankan jika makna sebenarnya LUCU kini telah UCUL (dalam bahasa Jawa iniii,,, artinya lepas). Pertanyaan yang kini muncul adalah,,akankah makna lucu akan kembali seperti awal?? (hanya pertanyaan retorikal krn kita smw tau jawabannya… Oh,ternyata anda gag tau to?? Yasudz,,,saya ksi bocoran jawaban –> tergantung kita mau mengembalikannya atau tidak)

.

Saya pun pernah menertawakan kesusahan orang.. lumayan sering malahan,,karena saya anggap lucu. Dan melalui postingan ini, semoga saya dapat memperbaiki attitude saya. Dan mohon maav untuk pihak2 yang (pernah) sering saya tertawakan….^^

.

Allahu a’lam bis shawab

Semoga bermanfaat^^

.

referensinya:

http://popsy.wordpress.com/2007/04/21/lelucon-terlucu-di-dunia/

posted under INSIGHT of THE DAY
4 Comments to

“LUCU yang jadi UCUL”

  1. On March 10th, 2009 at 2:21 pm fb suryawan Says:

    Hmmm,,, kadangkala kalo dikaji lebih lanjut,, malah jadi gak lucu lagi,, hehehe…..mau ketawa kok dipikir(cuma intermezo), hahaha, anyway, makasih infonya…

  2. On March 10th, 2009 at 8:42 pm Fauziah Nur Wahdhani Says:

    setuju mas fajar!!^^ yeap,,mikir dulu sebelum tertawa memang bikin gag lucu lagi apa yang pengen ditertawain. Tapi memang itulah tujuan ane nulis pos ini…:D

    Biar kita (terutamanya mengingatkan diri ane sendiri), mikir dulu sblm ngetawain orang yg kesyusyahan…biar jadinya gag ucul (kalau yg ini bahasanya anak sigma,,,dari kata LUCU yg dibalik ejaannya),,,biar kita gag jadi ngetawain dia/mereka….^^

    tapi kluw memang sudah cetha DUDUL,,,ya ktawa aja (dgn tidak berlebihan tentunya…) =D

  3. On March 10th, 2009 at 9:09 pm khusni mustaqim Says:

    lucu adalah aneh,,

  4. On March 10th, 2009 at 9:30 pm Fauziah Nur Wahdhani Says:

    lucu tidak sama dengan aneh,,, karena aneh adalah teqem,,, dan teqem tidaklah lucu,,, :D

Email will not be published

Website example

Your Comment:

:-)) :-) :D (LOL) :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (highfive) (dance) (blush) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (cry) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (eyeroll) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo)