CURHAT! tapi bo’ong…:p
.bismillah.
.
Ukhtii,,,andai kau tau rasa hati ini
manakala yang kedua kali terjadi… yang ternyata lebih sakit dari yang dulu pernah kualami
dulu, kau pernah menjelma sebagai sosok lain
menyambangiku penuh cinta… peluk hangat, cium pipi tiap hari
cerah hatiku semakin benderang
hingga ada sosoknya datang, dan kau berpaling
aku merasa ditinggalkan…
cerahku digantikan muram
dan aku menyebutnya sebagai trauma yg takkan terulang! T___T
[...]
dan kini, kau menjelma menjadi sosok lain
mendekatiku, sedikit ragu di dadaku
aku takut, akan berakhir seperti dulu
namun kau terlalu baik untuk kupalingkan hati ini darimu
sebersit sayang menjelma cinta
[...]
namun ternyata, trauma itu benar2 nyata untuk yang kedua
kau menemukannya, dan bilang cintamu padaku tak sedikitpun berubah
namun yang kudapati ternyata tak sama
ada sekat yang memisahkanku dgn kalian
kucoba melewatinya, justru sekat itu semakin kuat
hingga kusadari kalian mempunyai dunia sendiri, yg serasa tak mungkin kumasuki
Ya, aku merasakan lagi
dan siapa bilang, pengalaman kedua jauh lebih ringan?
TIDAK! sama sekali tidak!
sedih hatiku mirih lagi… untuk yg kedua kali… :((
kau mungkin takkan pernah tau itu
karena kau selalu benar dgn segala argumenmu
sementara aku, dgn kapasitasku sebagai angka 1 yg selalu kau lihat sbg angka 10
tak kan pernah bisa membantahmu
[...]
dan untuk pertama kalinya aku menuntutmu
untuk mendengarkan sblm mematikan kataku
untuk memahami sebelum menasihati
karena kau selalu melihat dari sudut pandangmu
dan tak pernah memberi jeda untukku menyelesaikan bicara
maka solusi super cepatmu jarang sekali tepat dan akurat untukku
Ya, kau sangat cepat dalam menanggapi
namun tak pernah kau coba pahami keadaanku saat ku bercerita
akibatnya, cepat namun tak tepat
Tanggapanmu selalu benar namun tak mengena sasaran
karena sejatinya kamu belum paham
[...]
pernahkah kau mencoba melihat kondisiku dari sudut pandangku?
pernahkah kau mengindahkan situasi yg kuhadapi saat aku bercerita?
pernahkah kau PAHAM kondisi batinku?
SAMA SEKALI TIDAK!
karena dalil-dalilmu selalu menenggelamkan alasanku
dalil yg tak pernah salah, argumen selalu benar
benar yang tak tepat sasaran…
[...]
Dan taukah kamu ketika kau sepelekan permintaanku untuknya?
Kau berkata ia tk mempermasalahkannya..
padahal, sekarang dgn yg telah lalu sangat berbeda kini
Dia tak lagi percaya padaku sejak kejadian itu
DAn ketika kuminta kau, sebagai orang yg dipercayanya kini, untuk memperbaiki hubungan kami
Kau selalu berkata dgn rekah senyum manismu,”Itu hanya perasaanmu…”
Sejatinya, kau tak tahu ceritaku dengannya dulu…
dan kamu tak pernah mau tau
maka mungkin inilah maksudnya ketika dia berujar,”Dia selalu benar! Namun menyakitkan!”
dan kupikir itulah maksud ucapannya kala itu,”Kamu akan mati jika tetap berbicara seperti ini!”
[tamat]
.
huiiii…ngeri ya puisinya! hehheee… syantai, syantaii… itu tadi hanyalah sepenggal bagian dari calon cerpen FIKSIyg mau saya tulis. tentang persahabatan intinya. terinspirasi dari semesesnya mas tuing2 ttg sabda Rasulullah tercinta yg intinya mencintai secara proporsional. Nah, saya ceritanya itu mau nulis tentang persahabatan ikhwah gt2 d… tp memang mau ta’bikin XL (Xtra Lebaiy) di mana mereka saling mencintai namun hampir kandas di tengah jalan krn salah seorang darinya mencintai orang lain. nah, ikhwah satunya lagi merasa tersakiti karena ini merupakan pengalaman traumatisnya yg kedua kali. nah, si ikhwah yg jatuh cinta sama ikhwah baru itu selalu mengeluarkan dalil2 yg intinya, “Bukankah semuanya karena Allah? SWGTL?!” nah, itu membuat si ikhwah yg punya trauma td semakin sakiiiitt… dia blm paham kok ya langsung berdalilo2 ria to ya… kira2 bgitu. Arrgghhh…jadi gak jelas gini to?!
.
Intinya sakjane tu simpel kok, saya cuman pengen bilang… PAHAMI dulu sebelum KOMENTAR! seperti salah satu postingan saudara seperjuangan saya di blognya yg diberi judul “BICARALAH DGN BAHASA MANUSIA“. sakjane ini mengingatkan diri saya sendiri c, yg sering tergesa2 dlm memberi advise atau berargumen pdhl belum betul2 mengerti kondisi lawan bicara saya, latar belakangnya, kronologis pengalamannya..apakah pernah mengalami hal2 seperti ini atau tidak…dsb.. (hueheee…memangnya mau nulis biografi ya,,,curhat aja pake ngurutin sejarahnya…)
.
Ah, udah, ah! besok UAS! Aiyo uzzy! SINAUUUUUUUUUUUUUUUU!!! malah ngeblog wae! Astaghfirullah…jadi pemarah gn… gara2 baca novel sadis “The Missing”, bahasa n tulisankiu jadi sarkasme gini..ecapekdeh…[self serving bias-mode on]
.
btw…saat lagi nulis ttg broken heart2-an yg padahal fiksi yang dilebaikan ini..tiba2 saya baruuuu saja ini dpt semeses dari saudara se-dugem(duduk gembira melingkar)-an saya: “:D meng kangen, ukhibbuki fillah :-* ” hohohooo…so cwiiittt… kok ya pas to yaaaa momennya….:D
ck ck ck… adekku yang satu ini… remember DBL!!!
*Don’t be Lebay :p
YUps….
Tetep semangat ya
Btw, km tu yg mana sih??
cuma mau bilang super extra lebay
ni kalo makan mie ramen super extra pedas bisa habis dalam sepuluh menit bisa dapet voucher, tapi kalo super extra lebay bisa dapet apa ya.. haha
ini cerita fiksi apa pengalaman pribadi? :curhat:
salam kenal ya..
saya masih baru, blogger baru, baru sadar ada dunia seperti ini juga, mungkin juga baru tahu tentang agama :)
@mas-kresna: heheee… iya e mas, ini XL modenya masih sering nyala e…
@mas-darwinho: semoaaaaangat teruuuus!
saya yang mana? ya saya yang ini… :P
@mas-arifin: yang jelas dapet syemangatnya juuuuga kan?? :P telah termaktub (hiasyah, maktub2an barang…) di dalam postingan ini “FIKSI yang LEBAIY” hehheee… salam kenal juga dari uzzy…
Wah lha iki… membahas sesuatu yang deritanya tiada akhir…. (melu2 Lebay yo ben) :P
@ mas tuing2:
eh de’… honestly, baru ngalamin juga cerita ky gini… jadi ternyata gk bener2 lebay… berhubung yg komen di atas2 tu ikhwan2 semua jadi mungkin terliat lebay kali ya…
ada temen yg bilang cemburu kalo saya deket2 sama temen yg lain
secara psikologi gmana tu ya de’? (konsultasi lagi)
@ mb kerlip:
CEMBURU TERBIT DI UFUK CINTA… begitu kata mas salim. dicemburui berarti dicintai… jadi silakan disyukuriii…
.
kalok di psikologi itu dikenalnya istilah envy. tapi itu lebih pada iri c. kalok cemburu yang beginian itu lebih ke psikologi sosial dan disebutnya sebagai bagian dari fenomena “Suka DUka Hubungan Dekat”. wajar kok, mb. gak sampai uwiri trus jadi benci kan?
.
klu saya jadi mb kerlip c seneng2 aja dicemburui (bukan iri apalagi dengki) oleh teman… hehehee…^^
hm… gitu ya de’… ya gk sampe benci sih, malah pengakuan orangnya jadi iri sama teman lain yg deket2 sama saia…
kan jadi kasian sama temen2 yg lain juga… dan kasian dianya juga karena iri itu bikin capek diri sendiri… (plegmatis banget yo…….)
makasih saran2nya….
asik konsultasi gratis, hehe…
afwan katsiir… sungguh engkau terlalu baik untuk disakiti…
tak pernah ada dusta dalam kataku padamu…
sunguh sangat mencintaimu… sangat… mencintaimu…
tapi tak tahu cara yang tepat barangkali,.. ya seperti ujarmu…
cinta… semakin dibagi semakin dirasa…
aku hanya ingin mencinta mereka yg belum bisa merasakan indahnya cinta seperti kita….
sehingga tiba saatnya nanti… cinta ini tak lagi semata kita berdua…
tapi juga mereka… mereka … dan mereka…
dan terbingkai dalam rajutan iman padaNya…
afwan katsiir… saya salah… dan saya menyesalinya…
dan engkau bisa meng-iqab saya…
hmm..
hmmm juga…
@ mb kerlip:
syama-syama, mbak…
sebenarnya tidak gratis ini krn dapat bayaran langsung dari Yang Maha Kuwasa! heheheee… (amiiin)
@ yg merasa tersindir:
yak, anda benaaaaarrr… benar-benar ke-GR-an…. heheheee…
oo… jadi gitu! oke, kita putuss!!
aduh, si netnot ini memang rumangsa-nya gedhe (Gegedhen Rumangsa)…
Putus nyambung putus nyambung putus nyambung. Sekarang putus besok nyambung lagi…
Pokokmen buatmu…terus nyambung, nyambung teruuuuss…
cape deeeeh